Tips Membentuk Pola Makan Sehat Balita

Tips-Membentuk-Pola-Makan-Sehat-Balita

resepmakananbalita Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Tips Membentuk Pola Makan Sehat Balita harrus dibangun sejak dini. Dengan begitu, anak akan terbiasa menerapkan pola makan sehat hingga nanti ia dewasa. Apabila Anda bingung bagaimana cara memulainya, simak penjelasan berikut.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh bila Anda menerapkan pola makan sehat untuk balita. Salah satunya adalah mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Bukan hanya itu, pola makan sehat yang dibangun sejak dini juga dapat mencegah Si Kecil mengalami kekurangan gizi (malnutrisi), obesitas, atau gangguan kesehatan lain yang bisa muncul di kemudian hari.
Apa Saja Nutrisi yang Harus Ada di Pola Makan Sehat Balita?
Secara komposisi, pola makan sehat balita tentu harus memenuhi prinsip gizi seimbang. Nutrisi-nutrisi yang harus ada di pola makan sehat balita meliputi:
1. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Ada dua jenis karbohidrat, yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana bisa ditemukan pada gula atau makanan manis, sementara karbohidrat kompleks bisa ditemukan di makanan pokok, seperti nasi, kentang, dan pasta.
2. Protein
Selain berperan sebagai zat pembangun untuk membentuk jaringan tubuh yang baru, protein juga berfungsi untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Oleh karena itu, protein sangat dibutuhkan oleh balita agar proses tumbuh kembangnya optimal.
Ada dua jenis protein yang bisa Anda berikan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita, yaitu protein hewani dan nabati. Contoh makanan dengan kandungan protein hewani adalah daging ayam, ikan, telur, dan susu. Sedangkan makanan sumber protein nabati mencakup kacang-kacangan dan biji-bijian.
3. Serat
Nutrisi lain yang tak boleh terlewat dalam pola makan sehat balita adalah serat. Ini karena serat bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan anak, serta mengontrol berat badan dan kadar gula darahnya.
Serat banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan. Oleh karena itu, biasakan Si Kecil untuk makan buah dan sayuran setiap hari.
4. Lemak
Lemak juga termasuk nutrisi penting yang harus ada dalam pola makan sehat untuk balita. Pasalnya, lemak berguna untuk membantu penyerapan beberapa jenis vitamin, mengatur suhu tubuh, dan sebagai sumber energi.
Sama halnya dengan karbohidrat dan protein, lemak juga ada dua jenis, yakni lemak jahat dan baik. Yang dibutuhkan oleh Si Kecil adalah lemak baik. Beberapa makanan yang kaya akan lemak baik adalah alpukat, tuna, dan kacang-kacangan.
Bagaimana Memulai Pola Makan Sehat Balita?
Berikut ini adalah cara untuk membentuk pola makan sehat balita yang dapat diterapkan oleh orang tua:
1. Ciptakan pola makan teratur
Pola makan sehat balita tak hanya perlu memerhatikan jenis nutrisi yang terkandung di dalam makanan, tetapi juga keteraturan waktu makan. Biasakan Si Kecil untuk makan teratur sesuai jadwal. Misalnya, sarapan antara pukul 06.00-07.00, makan siang antara pukul 12.00-13.00, dan makan malam antara pukul 18.00-19.00.
Usahakan untuk tidak melewatkan jadwal makan Si Kecil supaya dapat terbentuk pola makan yang teratur sejak dini.
2. Berikan dua kali makanan selingan
Selain 3 kali makanan utama, Si Kecil juga perlu makanan selingan sebanyak 2 kali. Makanan selingan atau cemilan biasanya diberikan antara sarapan dan makan siang, juga di antara makan siang dan makan malam. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil.
Porsi makanan selingan tentu tidak lebih banyak dari makanan utama. Jangan sampai Si Kecil merasa kekenyangan karena lambungnya terlalu penuh, sehingga tidak ingin menyantap makanan utama lagi.
3. Berikan beberapa pantangan
Agar nutrisi Si Kecil bisa terpenuhi dengan baik, sebaiknya Anda memberikan beberapa pantangan untuknya. Makanan dan minuman yang mengandung lemak jahat, tinggi gula, dan tinggi garam sebaiknya dibatasi konsumsinya. Berikanlah makanan tersebut hanya pada perayaan khusus, misalnya saat ulang tahun.
Pola makan sehat balita harus dibiasakan sedari kecil. Agar Si Kecil lebih mudah untuk menerapkan kebiasaan ini, Anda dan anggota keluarga di rumah juga harus memberikan contoh. Bila ingin tahu lebih jelas mengenai jenis dan porsi makan yang sesuai untuk Si Kecil

5 Resep Masakan untuk Anak yang Sulit Makan

5-Resep-Masakan-untuk-Anak-yang-Sulit-Makan

resepmakananbalita – Anak sulit makan sering membuat para ibu khawatir akan tumbuh kembangnya. Wajar saja bila Anda khawatir tetapi sebaiknya Anda mencari resep masakan untuk anak yang menarik namun tetap sehat bergizi sehingga anak menjadi lahap. Ada beberapa resep masakan anak yang cocok diberikan kepada anak yang susah makan.

Beberapa resep masakan anak cukup menarik dan bisa meningkatkan nafsu makan anak Anda. Yuk, simak selengkapnya beberapa variasi resep masakan untuk anak yang sehat dan lezat ini!
Resep Masakan untuk Anak yang Sehat dan Lezat
Suatu hal yang biasa terjadi jika anak-anak susah makan. Ada beberapa penyebab yang membuat anak susah makan. Salah satu penyebab yang sering terjadi dikarenakan kurang menariknya menu yang disajikan.
Padahal ada beberapa resep masakan untuk anak yang bisa menggugah selera makan anak. Berikut ini adalah beberapa resep masakan anak yang lezat dan sehat:
1. Resep Nasi Goreng Abon
Bahan:
  • 150 gram nasi putih
  • 5 buah bakso, potong kecil
  • 40 gram kacang polong
  • 40 gram wortel, potong dadu
  • 2 sdm bawang bombay, cincang
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sdm kecap manis
  • margarin secukupnya
Bahan taburan:
  • 50 gram abon sapi
  • Cara membuat:
  • Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum
  • Masukkan potongan bakso dan aduk rata
  • Masukkan nasi putih, wortel, kacang polong, dan kecap manis
  • Masak sambil diaduk sampai semua bahan matang lalu angkat
  • Cetak ke dalam mangkuk dan keluarkan
  • Taburi nasi dengan adon sapi
  • Sajikan dan nikmati
  • 2 porsi
2. Resep Stik Ayam Bayam Keju
Bahan:

 

  • 1 potong dada ayam fillet
  • 1 sendok teh air jeruk nipis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • 50 gram keju cheddar, potong balok
  • 50 gram daun bayam, seduh air panas
  • 500 gram minyak untuk menggoreng
Bahan pelapis:
  • 100 gram tepung terigu
  • 1 butir telur kocok lepas
  • 150 gram tepung panir kasar
Cara membuat:

 

  • Iris miring ayam menjadi lembaran tipis
  • Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, bawang putih, garam, dan merica bubuk
  • Ratakan dan diamkan sebentar
  • Ambil selembar dada ayam
  • Tambahkan tengahnya dengan daun bayam dan keju
  • Gulung dan padatkan
  • Gulingkan ke dalam tepung terigu dan celup ke putih telur
  • Gulingkan kembali di dalam tepung panir kasar
  • Goreng hingga matang dan kuning kecoklatan
  • 6 buah
3. Resep Masakan Anak – Resep Telur Lapis
Bahan:
  • 2 sdt tepung terigu
  • 25 ml susu segar cair
  • 2 butir telur ayam
  • 1 sdm margarin, cairkan
Bahan isi:
  • 4 sdm minyak goreng
  • 50 gram bawang bombay, iris halus
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • garam halus secukupnya
  • 150 gram daging sapi, cincang
  • 100 gram wortel, kupas dan parut kasar
  • 10 cm bawang daun, iris halus
  • 5 lembar roti tawar tanpa kulit
  • 75 ml susu cair segar
  • 200 gram ubi merah rebus, haluskan
  • 4 butir telur ayam, kocok
  • 10 cm daun seledri, iris halus
  • 10 butir telur puyuh, rebus dan kupas
  • 2 sdm keju parut

 

Cara membuat:
  • Dadar: Campur tepung terigu dan susu lalu aduk rata. Masukkan telur ayam dan margarin cair. Aduk hingga merata. Pisahkan 1/4 bagian adonan. Buat dadar dengan sisa adonan menjadi 2 lembar dadar.
  • Isi: Tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan bawang putih, garam, dan daging giling. Aduk rata. Masukkan wortel dan bawang daun lalu aduk rata. Angkat dan sisihkan. Rendam roti dalam susu. Masukkan ubi merah ke dalam tumisan daging.
  • Tuangkan telur kocok dan aduk rata. Bagi adonan menjadi 2 bagian.
  • Siapkan pinggan tahan panas
  • Olesi pinggan dengan margarin
  • Letakkan satu lembar telur dadar pada dasar pinggan
  • Bubuhi sebagian adonan dan berikan taburan seledri
  • Tutup dengan dadar yang satu lagi
  • Bubuhi sisa adonan dan taburi seledri
  • Tata telur puyuh di bagian atas
  • Taburi keju parut
  • Siram dengan1/4 bagian adonan dadar
  • Panggang di dalam oven dengan panas sedang selama 20 menit sampai matang
  • Angkat dan sajikan
  • 6 porsi

Baca Juga : Rekomendasi Resep Makanan Untuk Anak Usia 2-5 Tahun

4. Resep Sop Ayam Jagung
Bahan:
  • 30 gram jagung baby, potong kecil
  • 400 ml kaldu
  • 30 gram wortel, iris kecil
  • 1 batang seledri
  • 1 sdm bawang bombay cincang
  • 1 sdt bawang putih cincang
  • 20 gram kacang polong
  • 30 gram daging ayam rebus, iris kecil
  • 1 butir putih telur
  • 1 sdt kecap ikan
  • bawang goreng secukupnya untuk taburan
Cara membuat:
  • Rebus jagung dalam kaldu
  • Masukkan wortel, seledri, bawang bombay, bawang putih, dan kacang polong
  • Masukkan daging ayam dan aduk rata
  • Masukkan putih telur dan aduk dengan garpu hingga membentuk serabut
  • Masukkan kecap ikan lalu aduk rata
  • Setelah mendidih, angkat dan taburi dengan bawang goreng
  • Hidangkan bersama nasi
  • 2 porsi
5. Resep Sop Misoa
Bahan:

 

  • 700 ml kaldu ayam
  • 50 gram fillet dada ayam
  • 2 sdm daun bawang iris halus
  • 50 gram misoa, rendam dalam air dan tiriskan
  • 75 gram jamur shiitake segar dan potong kecil-kecil
Cara membuat:

 

  • Masak kaldu dan daging ayam hingga mendidih
  • Kecilkan api dan angkat ayam
  • Suwir-suwir ayam lalu sisihkan
  • Masukkan daun bawang, misoa, dan ayam ke dalam kaldu lalu aduk
  • Masukkan jamur dan aduk hingga rata
  • Setelah sup mendidih, angkatlah dan hidangkan
  • 5 porsi

 

Rekomendasi Resep Makanan Untuk Anak Usia 2-5 Tahun

Rekomendasi-Resep-Makanan-Untuk-Anak-Usia-2-5-Tahun
resepmakananbalita –  Ketika usia anak baru menginjak 6 sampai 12 bulan mereka masih belajar mengenal rasa. Tapi jika sudah berumur 2 tahun keatas anak sudah bisa mengkonsumsi makanan yang hampir sama seperti orang dewasa. Tapi perlu diingat kalau anak balita sangat pemilih dalam hal makanan.
Maka sebagai orang tua tentunya Anda ingin memberikan makanan yang bergizi dan disukai anak Anda tentunya, untuk itu kami akan memberikan 10 resep komplit mulai dari makanan utama, sayur dan juga snack untuk si kecil Anda, dijamin mereka akan menyukainya dan yang pasti resep-resep ini cocok untuk tumbuh kembang buah hati Anda. Yuk simak resepnya;
Bola – Bola Mie Brokoli
Bahan :
  • 2 btr telur
  • 2 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 bungkus mie instan
  • 1 tangkai kecil brokoli
  • Garam, secukupnya
  • Lada bubuk, secukupnya
Cara Membuat :
  1. Masak mie instan tanpa bumbu, tiriskan. Sisihkan
  2. Cuci bersih brokoli dan potong kecil-kecil.
  3. Haluskan bawang putih dan bawang merah campurkan dengan kocokan telur. Tambahkan garam dan lada bubuk, aduk rata.
  4. Masukkan mie instan dan brokoli, aduk rata.
  5. Panaskan minyak goreng, tuangkan adonan mie brokoli. Masak hingga matang. Lakukan hingga semua adonan habis.
Salmon Patty
Bahan :
  • 400 gr kentang
  • 400 gr fillet salmon
  • 300 gr mayones
  • 80 gr tepung roti
  • 60 ml minyak
  • 2 sdt parutan jeruk limau
  • 2 btg daun bawang, iris halus
  • 1 bh telur, kocok lepas
Cara Membuat :
  1. Kupas kentang, cuci bersih dan porong kecil. Rebus kentang hingga matang, sisihkan.
  2. Panaskan sedikit minyak, goreng salmon hingga matang. Setelah dingin suwie salmon menggunakan garpu. Sisihkan.
  3. Campur 250 gr mayones dan parutan jeruk limau, aduk rata.
  4. Lumat kentang menggunakan garpu dalam mangkuk besar, masukkan daging salmon, daun bawang, merica, garam dan campuran limau mayones, aduk rata.
  5. Masukkan telur dan sisa mayonaise, aduk rata. Bagi menjadi 8 potongan berbentuk patty sebesar tangan.
  6. Tekan lembut ke dalam tepung roti.
  7. Panaskan minyak diatas wajan anti lengket dan goreng patty hingga kecokelatan. Lakukan hingga semua adonan patty habis.
Bakso Sayur
Bahan :
  • 1/4 kg daging ayam giling
  • 1/2 ikat bayam
  • 1 buah brokoli
  • 1 buah wortel, parut kasar
  • 1 genggam tepung kanji
  • Air secukupnya
  • Bumbu Halus :
  • 5 siung bawang putih
  • 2 butir merica
Cara Membuat :
  1. Pertama rebus bayam dan brokoli sampai layu, lalu blender sebentar, jangan terlalu halus.
  2. Kedua campurkan daging ayam, tepung kanji, bumbu halur dan sayuran yang sudah diblender. Masukkan juga wortel parut. Aduk rata semua bahan hingga tercampur sempurna. Bentuk adonan menggunakan dua sendok, hingga berbentuk bulat.
  3. Didihkan air, masukkan adonan pentol yang sudah jadi, masak hingga adonan bakso mengapung diatas air. Angkat dan tiriskan.
  4. Bakso sayuran siap si kecil makan.

 

Omelet Hijau
Bahan :
  • 2 btr telur
  • 1 tangkai brokoli
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 bh bawang bombay
  • Parutan keju, secukupnya
  • Garam, secukupnya
  • Lada, secukupnya
Cara Membuat :
  1. Cuci berish brokoli, potong kecil kemudian kukus hingga matang. Sisihkan.
  2. Iris tipis bawang putih dan bawang bombay. Sisihkan.
  3. Kocok telur masukkan garam, lada, parutan keju, irisan bawang bombay dan bawang putih, aduk rata.
  4. Tambahkan potongan brokoli kukus. Aduk rata.
  5. Panaskan minyak, goreng matang adonan brokoli telur.

Makanan Balita yang Sehat agar Si Kecil Tumbuh Cerdas

Makanan-Balita-yang-Sehat-agar-Si-Kecil-Tumbuh-Cerdas

resepmakananbalitaUsia balita memang bisa dibilang usia emas pertumbuhan anak. Sehingga, pada masa itu, orangtua harus semaksimal mungkin memfasilitasi perkembangannya, termasuk dengan memilih jenis makanan balita yang sehat. Selama ini, mungkin kita terbiasa mendengar celetukan, “Yang penting makan nasi” atau “Yang penting ada yang masuk mulut”.

Memang, nafsu makan balita seringkali tidak bisa diprediksi. Ketika anak susah makan, orangtua menjadi menjadi kebingungan dan kesulitan dalam memberinya makanan sehat.Meski begitu, orangtua tetap harus berusaha menyajikan makanan balita yang sehat untuk Si Kecil. Sebab, inilah cara utama agar anak mendapatkan berbagai nutrisi yang dibutuhkannya agar bisa tumbuh menjadi anak yang sehat juga cerdas.
Jenis makanan balita yang baik untuk pertumbuhannya
Berikut ini jenis makanan balita yang sehat untuk Anda masukkan ke dalam menu hariannya.
1. Telur
Telur merupakan makanan yang memiliki protein dan nutrisi lengkap yang baik untuk perkembangan anak. Makanan ini juga akan membantu meningkatkan konsentrasi. Tidak hanya itu, mengonsumsi telur juga ternyata baik untuk kesehatan mata karena mengandung karoten, lutein, dan zeaxanthin.
2. Sayuran hijau
Sayuran hijau kaya akan folat dan vitamin yang akan menurunkan risiko anak mengalami demensia di kemudian hari. Selain itu, sayuran hijau juga mengandung antioksidan dan membantu pertumbuhan sel-sel otak.
3. Buah
Sebagian besar buah mengandung serat dan nutrisi penting seperti kalium, vitamin A dan vitamin C. Jadikan buah sebagai camilan sehat untuk anak. Pisang, apel, pir, anggur, dan peach adalah contoh buah yang mudah dijadikan snack sehat untuk sehari-hari.
4. Yogurt
Yogurt bisa dijadikan pilihan sehat untuk makanan balita. Sebab, produk fermentasi susu ini merupakan sumber protein dan kalsium yang dibutuhkan untuk perkembangan tulang anak. Beberapa jenis yogurt juga mengandung bakteri baik untuk saluran pencernaan.Meski begitu, jangan sembarangan membeli yogurt. Sebab, banyak produk yogurt yang mengandung banyak gula, sehingga manfaatnya justru tertutupi. Untuk anak, pilihlah yogurt yang tawar dan jika ingin pemanis, tambahkan madu sebagai perasa.
5. Ikan
Salah satu jenis makanan balita yang sehat adalah ikan. Sebab, ikan mengandung vitamin D dan omega-3 yang akan melindungi otak dari gangguan daya ingat dan mental. Contoh ikan yang baik dikonsumsi balita adalah salmon, tuna, dan sarden.
6. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang dan biji-bijian merupakan makanan yang kaya akan protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral. Selain itu, kedua makanan ini juga baik untuk sistem saraf.Meski begitu, Anda tetap harus memperhatikan cara menyajikannya untuk anak. Jangan menyajikannya secara utuh, karena berisiko membuat anak tersedak. Sebaiknya. Olahlah menjadi bubur, selai atau saus.
7. Oatmeal
Oatmeal bisa menjadi menu sarapan sehat untuk anak. Makanan ini juga bisa diolah sebagai camilan menyehatkan yang lezat.Oatmeal baik untuk makanan balita karena tinggi akan serat, sehingga baik untuk pencernaan. Anda juga bisa mengolah oatmeal dengan susu, agar anak mendapatkan tambahan protein dan kalsium dari makanannya.
Pentingnya balita mengonsumsi makanan yang sehat
Saat anak tidak mau makan nasi, orangtua sebenarnya bisa menyiasatinya dengan memberikannya variasi lauk dan sayur, tanpa nasi. Sebab dengan begitu, anak akan menerima nutrisi yang lebih lengkap, seperti serat, protein, dan vitamin, dibandingkan hanya karbohidrat semata.Memenuhi variasi nutrisi penting untuk perkembangan anak, karena kebiasaan ini akan memberikan manfaat seperti:
  • Memberikannya energi dalam jumlah yang cukup
  • Meningkatkan daya pikir
  • Memperbaiki mood dan suasana hati
  • Menjaga berat badan anak agar tetap ideal
  • Mencegah munculnya gangguan mental di masa depan, seperti gangguan kecemasan, depresi, dan ADHD
Membiasakan anak mengonsumsi makanan cepat saji bisa berdampak buruk terhadap kesehatannya dalam jangka pendek maupun panjang. Dampak dari pola makan yang buruk akan terasa hingga anak dewasa, karena gaya hidup tersebut bisa sebabkan terjadinya obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2.Jika mulai rutin mengonsumsi makan sehat sejak kecil, maka ia akan terbiasa melakukannya hingga dewasa. Langkah ini akan menurunkan risiko terkena penyakit kronis berbahaya yang telah disebutkan di atas.
Cara membiasakan anak balita untuk makan sehat
Agar anak bisa terbiasa mengonsumsi makanan balita yang sehat, berikut ini tips yang bisa diikuti orangtua.

 

Jadilah contoh yang baik untuk anak

  • Anak paling suka meniru orangtuanya, termasuk dalam hal makanan. Jadi, kalau ingin anak mengonsumsi makanan balita yang sehat, maka Anda juga perlu menjadi contoh langsung agar ia mau meniru kebiasaan makan sehat ini.

 Buat resep sehat jadi lebih kreatif

  • Anak mungkin akan sulit menerima makanan yang masih berbentuk dan terlihat seperti sayur. Jadi, sebagai strategi, Anda bisa mengolahnya menjadi bentuk yang lebih menarik, seperti mencampurkan sayur ke dalam daging atau memotongnya jadi bentuk bintang.

Jangan terlalu sering jajan

  • Makanan yang dimasak sendiri tentu lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya. Untuk memastikan anak menerima asupan yang sehat, maka sebaiknya olah makanan balita di dapur sendiri.

Ajak anak masak bersama

  • Melibatkan anak masak bersama bisa membuatnya lebih antusias untuk makan. Ia juga akan mengenal berbagai tekstur dan makanan yang baik untuk kesehatannya.Agar makanan balita yang disajikan di rumah bisa memenuhi kebutuhan gizi anak, maka orangtua perlu mengatur strategi yang baik. Kreasikan banyak menu untuk anak agar ia selalu menantikan waktu makannya dan tidak bosan dengan hidangan yang disajikan.
Selain itu, batasi juga konsumsi gula dan garam dalam makanan balita. Sebab, keduanya bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit berbahaya.

3 Resep Praktis Untuk Balita 1-2 Tahun

3-Resep-Praktis-Untuk-Balita-1-2-Tahun

resepmakananbalita – Untuk anak usia 1-2 tahun sangat penting untuk menjaga gizinya karena pada masa-masa ini anak ingin melakukan apa saja dan selalu penasaran dengan yang ada disekitarnya. Untuk itu penting untuk Anda sebagai orang tua menyajikan makanan yang sehat untuk balita Anda.

 

Karena itu kami akan memberikan resep lengkap untuk anak usia 1-2 tahun, mulai dari camilan, makanan utama, sayuran pendamping serta resep lainnya yang akan menyehatkan dan disukai si kecil. Tenang saja Bund, resepnya sangat mudah dan simple sangat praktis untuk membuatnya. Yuk simak resep lengkapnya;

 

1. Nasi Tim Ayam

Bahan :

  • 100 gr wortel, parut
  • 80 gr nasi aron (setengah matang)
  • 50 gr daging ayam, giling
  • 50 gr tomat, iris
  • 1 btr kuning telur
  • Garam, secukupnya
  • Air, secukupnya

Cara Membuat :

  1. Dalam suatu wadah masukkan nasi, wortel, daging ayam. tomat dan kuning telur kemudian tambahkan garam.
  2. Masukkan ke dalam mangkuk tahan panas dan beri air sampai semua terendam.
  3. Masukkan panci tadi kedalam panci kukus dan masak hingga matang.
  4. Angkat dan nasi tim siap disajikan.

2. Bola-Bola Nasi

Bahan :

  • 1 centong Nasi
  • 1 bh wortel, parut
  • 1 bh tahu, haluskan
  • 3 sdm daging ayam giling
  • 2 btr telur
  • 2 sdm tepung serba guna
  • 1 btr bawang putih. cincang kasar
  • 1 btg daun bawang
  • Tepung roti, secukupnya
  • Garam, secukupnya
  • Lada, secukupnya
  • Minyak goreng, secukupnya

Baca Juga : Rekomendasi 13 Makanan Untuk Bayi 1 Tahun Yang Sehat

Cara Membuat :

  1. Kocok 1 butir telur kemudian masukkan nasi, tahu, wortel, tepung, daging ayam giling, bawang putih, daun bawang serta garam dan lada. Aduk rata hingga semua bahan tercampur jadi satu.
  2. Bentuk adonan menjadi bola-bola. Kemudian kukus selama kurang lebih 15-20 menit agar bola-bola nasi matang sempurna.
  3. Kocok lepas 1 butir telur, celupkan bola-bola nasi satu persatu kedalam telur.
  4. Kemudian balur dengan tepung roti. Lakukan hingga bola-bola nasi habis.
  5. Panaskan minyak, kemudian goreng bola-bola nasi hingga kecokelatan. Angkat dan sajikan.

3. Bread Roll

Bahan :

  • 4 lembar roti tawar
  • 2 bh pisang, lumat menggunakan garpu
  • 1 btr telur
  • Mentega, secukupnya
  • Keju Parut, secukupnya
  • Susu UHT, secukupnya
  • Kayu manis bubuk, secukupnya

Cara Membuat :

  1. Pipihkan roti, buang bagian pinggirnya dan olesi mentega. Isi dengan parutan keju dan lumatan pisang, gulung. Lakukan hingga semua bahan habis.
  2. Kocok telur dan sedikit susu. Celupkan roti
  3. Siapkan pan yang sudah diolesi mentega, letakkan roti.
  4. Panggang roti hingga matang kurang selama kurang lebih 10 menit.
  5. Setelah matang potong-potong roti dan taburi kayu manis bubuk.

Cukup mudah dan simpel bukan untuk resep makanan sehari-hari buah hati Anda, Selamat mencoba. 🙂