6 Resep Makanan Bayi 6 Bulan Untuk Kecerdasan Otak Dan Bikin Gemuk

6 Resep Makanan Bayi 6 Bulan Untuk Kecerdasan Otak Dan Bikin Gemuk

Resepmakananbalita.com – Bagi Ibu muda yang memiliki buah hati sudah hampir berumur 6 bulan pasti merupakan tugas berat. Karena di usia sekarang Anda harus belajar menyiapkan menu MP-ASI (makanan pendamping asi) yang sehat untuk sang buah hati. Menyiapkan makanan MPASI yang bukan sekedar kenyang memang hal yang harus diperhatikan. Walaupun cukup merepotkan dibanding memberi sang buah hati bubur halus siap saji yang dijual di pasaran. Tambahan makanan disela-sela pemberian Asi atau yang dikenal dengan MPASI sangat dianjurkan diberikan kepada bayi yang sudah berumur 6 bulan. Karena selain tubuhnya sudah mulai membutuhkan berbagai zat penunjang pertumbuhan, pada usia ini bayi juga mulai dilatih untuk mengenal berbagai macam makanan seperti buah, sayuran, protein, dan lainnya untuk menyeimbangkan sistem pencernaan dan sebagai upaya untuk membantu kekebalan tubuhnya.

Tips Membuat MPASI bayi umur 6 bulan yang harus di perhatikan adalah buatlah bubur yang agak sedikit encer. Sebab pada pertama kali memberik MPASI makanan pendamping asi kepada bayi umur 6 bulan disarankan untuk mengenal tekstur yang encer terlebih dahulu.

Sebaiknya mulailah dengan makanan lunak seperti biskuit khusus bayi yang diencerkan menggunakan air atau susu lalu perlahan kenalkan dengan bubur susu. Dan kemudian coba kombinasikan dengan beras, sayuran, buah, telur, ikan dan daging untuk kecerdasan otak si kecil. Untuk penggunaan susu bisa menggunakan asi atau juga susu formula untuk bayi 0-6 bulan. Salah satu jenis bahan makanan yang dapat membantu kecerdasan otak anak adalah ikan. Contohnya adalah ikan salmon. Ikan salmon ini sangat populer karena kandungannya yang sangat bagus untuk otak seperti omega 3, mineral, dan vitamin B yang sangat baik untuk menjaga otak, jantung serta untuk mencegah kanker. Bahkan dalam 400 gram ikan salmon mampu memenuhi 55% kebutuhan omega 3 harian orang dewasa. Dengan ini ikan salmon pun sangat dianjurkan diberikan kepada bayi yang mulai dikenalkan dengan MPASI. Karena pada waktu tersebut merupakan proses dimana otak mulai berkembang. Simak Juga : Jangan Salah Paham! Berikut kami bagikan 9 resep makanan MPASI untuk bayi umur 6 bulan dengan berbagai kreasi agar bayi Anda cepat gemuk dan juga untuk memberikan kecerdasan otak agar tumbuh menjadi anak yang sehat dan pintar. 1. Dalam mangkok campur tepung beras dengan 50 mili liter air, aduk rata jangan sampai menggumpal.

2. Selanjutnya panaskan 100 mili liter air dalam panci yang menggunakan api kecil. Tuang larutan tepung beras tadi ke dalam panci, aduk terus sampai meletup-letup. 3. Kemudian saring dan tuang kedalam mangkuk lalu atur kekentalan dengan 2 sendok takar sufor atau 50 mili liter asi. Silahkan dikurangi atau tambah takaran apabila terlalu cair atau terlalu padat sesuai selera. 1. Pertam-tama bersihkan brokoli per kuntum, cuci bersih lalu kukus. 2. Selanjutnya cuci bersih jagung manis, kemudian kukus bersama dengan brokoli. 3. Setelah matang campur dengan air, kemudian haluskan biji jagungnya dan brokoli dengan menggunakan blender. 4. Masak sebentar dengan menggunakan api kecil. 5. Setelah sedikit dingin, campur dengan ASI. 6. Lalu saring dengan menggunakan saringan kawat agar benar-benar halus dan tidak ada adonan yang menggumpal. 7. Bubur siap disajikan untuk si kecil. 1. Masukkan wortel dan jagung kukus ke dalam blender. 2. Nyalakan blender sambil ditambahkan sedikit demi sedikit air. 3. Setelah halus, saring bubur dengan menggunakan saringan kawat. 4. Terakhir campur dengan air susu formula atau Asi sebanyak 50 mili liter. 5. Bubur siap untuk disajikan.

Baca Juga  : Makanan Bayi 8 Bulan Sesuaikan Dengan Perkembangannya

1. Blender kentang dan brokoli kukus sampai lembut. 2. Tuang bubur ke dalam mangkuk, lalu campurkan dengan air atau susu. 1. Pertama-tama masukkan seluruh bahan ke dalam blender. 2. Kemudian nyalakan belendernya lalu tunggu sampai bubur bertektsur halus. 3. Tuang adonan ke dalam mangkuk bayi, dan bubur pun siap untuk disajikan. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, bahwa ikan salmon sudah memiliki kandungan Omega 3, Protein kualitas tinggi, Asam amino, Vitamin A, Vitamin D, Vitamin B6, Vitamin B, Vitamin E serta kandungan lainnya dari Kalsium, Zat Besi, Seng, Magnesium dan Fosfor, sehingga disini tidak perlu lagi menambahkan banyak bahan makanan lainnya. Namun jika ditambahkan sayuran akan lebih bagus. 1. Kukus wortel dan salmon sampai empuk. 2. Kemudian blender bubur nasi, wortel dan juga salmon yang sudah dikukus tadi. 3. Masukkan sedikit keju parut selagi bubur panas, blender lagi sampai tercampur rata. 4. Bubur siap untuk disajikan. Jika ingin membuat bubur ikan salmon dalam jumlah banyak, sebaiknya bubur nasi dipisah dengan wortel dan ikan salmonnya. Silahkan simpan ke dalam kulkas, nanti sebelum disajikan bisa dipanaskan terlebih dahulu di magicom, atau bisa juga di microwave.

Makanan Bayi 8 Bulan Sesuaikan Dengan Perkembangannya

Makanan Bayi 8 Bulan Sesuaikan Dengan Perkembangannya

Resepmakananbalita.com – Bayi dapat diperkenalkan dengan makanan lunak yang dihaluskan. Selain itu, kamu juga bisa mulai membuat beragam finger foods, yaitu makanan lunak yang berukuran kecil atau makanan yang bisa dihabiskan dalam satu gigitan. Supaya lebih gampang saat digenggam dan dikunyah, sebaiknya potong makanan sampai berukuran kecil sebelum diberikan sebagai makanan bayi umur 8 bulan. Sayur dan buah yang dihaluskan, kurang lebih ¾ hingga 1 cangkir untuk sekali makan. Sayur dan buah yang dipotong kecil seperti: kentang, apel, mangga, dan pisang. Protein berupa ikan tanpa tulang, kacang, daging potong, daging unggas, kurang lebih 3-4 sendok makan untuk sekali makan.

Sereal yang diperkaya zat besi, sekitar ¼ hingga ½ cangkir tiap porsi. Keju yang dipotong kecil-kecil, atau kacang, lentil dan makaroni yang matang. Kamu bisa mencatat makanan apa saja yang telah diberikan pada anak dan apakah menimbulkan gejala alergi. Hal ini tentunya akan berguna untuk mengantisipasi reaksi alergi di kemudian hari. Reaksi alergi yang mungkin timbul ini biasanya ditandai dengan gejala muntah, diare, atau ruam. Kedelai, telur, gandum, ikan, susu, dan kacang-kacangan adalah contoh-contoh makanan yang paling sering memicu alergi. Selain itu, madu sebaiknya jangan diberikan dulu untuk menghindari risiko botulisme.

Ada banyak pilihan makanan bayi instan di supermarket, tak heran Anda malah jadi bingung harus memilih yang mana. Makanan bayi instan diberi label berdasarkan tingkat perkembangan bayi dan juga umur bayi. Jangan lupa periksa tanggal kadaluwarsa dan pastikan kemasan masih tersegel saat Bunda mau membelinya. Bunda tak perlu khawatir tentang kandungan garam pada makanan bayi instan, karena kebanyakan makanan bayi komersil tidak lagi menambahkan bahan ini.

Tapi waspadai makanan dengan tambahan gula. Banyak orangtua lebih memilih makanan bayi organik, meski harganya mahal, tapi banyak yang masih berminat karena ingin makanan bayi mereka bebas pestisida dan bahan kimia lain. Tapi banyak juga orangtua lain yang masih menggunakan produk komersil yang memenuhi standar. Makanan Bayi Instan, Awet Berapa Lama? Biasanya, makanan bayi instan dalam kemasan toples, biasanya barang impor, yang dibeli di toko mengandung unsur unggas, ikan, daging, atau telur, akan tetap segar di lemari pendingin selama 24 jam. Yang terbuat dari buah dan sayur bisa bertahan 2 atau 3 hari.

Makanan yang sudah dibuka kemasannya harus digunakan dalam 24 jam. Periksa labelnya ya Bun, kadang ada informasi berapa lama isinya tetap segar setelah dibuka. Anda bisa membekukan makanan bayi, tapi proses pembekuan akan mengubah konsistensinya. Gunakan makanan bayi beku dalam satu bulan untuk kualitas terbaik. Simpan makanan bayi di wadah bersih dan sisakan ruang di bagian atasnya. Sebelum menyimpan sisa makanan bayi di dalam kulkas, pastikan Anda tidak mencelupkan sendok bayi ke dalamnya saat menyuapi, ini bisa menimbulkan bakteri.

Daripada menyuapi bayi langsung dari wadah toplesnya, lebih baik tuang sebagian makanan ke dalam mangkuk dan suapi bayi dari sana. Bila perlu tambahan, gunakan sendok bersih untuk mengambil makanan ke dalam mangkuk. Hal yang sama berlaku untuk makanan bayi dalam kemasan kantong. Setelah selesai menyuapi, buang makanan yang tersisa di mangkok. Bila ada makanan tersisa di toples, pasang tutupnya dan simpan di kulkas. Anda juga bisa menyimpan sisa makanan instan dalam kemasan kantong di dalam kulkas selama bayi tidak menghisap langsung dari kemasannya, air liur bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri.

Jangan biarkan makanan bayi ada di suhu ruang lebih dari dua jam. Dibanding buah dan sayur yang dimasak sendiri, MPASI instan cenderung memiliki lebih banyak gula, sodium, kurang serat, dan harganya jauh lebih mahal. Meski makanan bayi kemasan menyebut tanpa tambahan gula atau garam, tapi tetap saja makanan ini adalah makanan yang diproses. Kebanyakan puree instan dibuat dari konsentrat yang dilarutkan oleh air. Masalah lain dari makanan instan untuk bayi adalah kandungan arsenik.

Sebuah laporan di Amerika Serikat menemukan kalau sereal nasi buatan pabrik untuk bayi mengandung bahan logam yang terbentuk alami, yang terbukti menyebabkan masalah kesehatan kronik, termasuk kanker. Badan perlindungan lingkungan Amerika menyarankan setiap orang mengknsumsi kurang dari 0,3 mikrogram inorganik arsenik per kilogram berat tubuh tiap hari. Dosis ini berdasarkan penelitian yang menghubungkan arsenik inorganik dengan masalah vaskular dan kulit. Ini artinya bayi dengan berat badan 18 pounds tidak boleh mengonsumsi lebih dari 2,45 mikrogram arsenik per hari. Dalam investigasinya, ada 3 sereal beras komersil untuk bayi yang diteliti dan ditemukan rata-rata ada 1,44 mikrogram inorganik arsenik pada satu sajian, yang berarti bayi yang mengonsumsi dua kali sajian per hari melebihi batas paparan arsenik yang dianjurkan.