Resep Sup Wortel untuk Bayi

Resep Sup Wortel untuk Bayi – Setiap bayi pasti memiliki banyak sekali asupan gizi yang harus banyak di cerna oleh bayi. Makanan yang bergizi dan memiliki banyak sekali nutrisi pasti akan membuat anak cepat dalam pertumbuhannya. Sayuran apa yang biasanya Anda andalkan saat hendak membuat makanan bayi? Jangan lupakan wortel, lho! Pasalnya, wortel kaya nutrisi dan vitamin esensial yang akan sangat berguna bagi kesehatan si kecil. Dan yang dimaksud di sini bukan cuma soal kesehatan mata saja.

Wortel memiliki kandungan gula alami yang lebih tinggi daripada kebanyakan sayuran lain sehingga cocok untuk diolah jadi makanan bayi. Manisnya wortel dan warnanya yang menarik pun membuat bayi mudah menyukainya.
Coba saja olah jadi sup wortel! Selain untuk bayi, Anda bisa memasaknya dalam porsi yang lebih banyak untuk dinikmati juga oleh anggota keluarga lainnya.

Resep Sup Wortel untuk Bayi

Yuk, simak resepnya yang sudah disiapkan oleh untuk Anda di sini:

Bahan:

  • 8 batang wortel ukuran besar, cincang halus
  • 1 sdm minyak zaitun (bisa diganti dengan mentega)
  • 1 buah bawang bombay, cincang halus (bisa juga diganti dengan daun bawang)
  • 2 siung bawang putih, cincang halus (bisa dihilangkan bila tidak suka)

Kaldu ayam atau sayuran (gunakan kaldu ayam atau sayuran buatan sendiri untuk menjaga kadar natrium lebih rendah untuk bayi)
Bay Leaf secukupnya (bila tidak ada, dapat diganti dengan selembar daun salam)
1 liter (4 cangkir) kaldu sayur atau ayam

Baca Juga : Makanan Penambah Berat Badan Balita

Cara Memasak:

Panaskan minyak zaitu dalam panci sup besar, di atas api sedang. Tambahkan bawang dan bawang putih, lalu kecilkan api. Tumis hingga berubah warna dan tercium harum.
Tambahkan wortel, aduk selama beberapa menit.
Tambahkan kaldu dan daun salam, tutup panci dan biarkan mendidih (kira-kira 30 menit). Anda bisa memberi lebih banyak jika suka sup yang agak encer atau justru menguranginya, bila ingin lebih kental.
Setelah itu blender halus hingga mencapai tekstur yang sesuai untuk bayi Anda dan sajikan.

Bila ingin rasanya lebih segar, Anda juga bisa menambahkan sedikit air perasan jeruk manis sebelum wortel diblende. Mau diberi tambahan ASI perah? Boleh, juga! Masukkan saja setelah wortel diblender dan tidak panas.

Tapi ingat ya, kamu tak perlu menambahkan gula atau garam bila hendak menyajikan sup ini pada bayi! Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tidak merekomendasikan pemberian gula dan garam untuk makanan bayi di bawah usia 1 tahun.
Bila usia bayi sudah lebih dari 1 tahun, barulah Anda bisa memberikan tambahan gula dan garam bila memang dirasa perlu. Selain itu, Anda juga bisa memberi tambahan susu sapi.

Makanan yang dapat Membantu Perkembangan Otak Anak

Makanan yang dapat Membantu Perkembangan Otak Anak – Setiap orang tua pasti ingin memilliki anak yang unggul dan berprestasi di sekolah maupun diluar sekolah. Mulai sekarang, perhatikan pola makan mereka sehari-hari. Cukupilah kebutuhan gizi dengan baik, demi mendukung aktivitas mereka yang padat. Para ahli nutrisi menganjurkan, para orang tua sebaiknya memilih beberapa jenis makanan bergizi yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan otak mereka. Beberapa jenis makanan diketahui dapat mendukung perkembangan otak di usia pertumbuhan, selain juga dapat memperbaiki fungsi, daya ingat serta konsentrasi. Menurut Bethany Thayer, seorang pakar nutrisi dari Detroit yang juga jurubicara American Dietetic Association (ADA), otak adalah salah satu organ yang “sangat kelaparan”. Otak adalah organ pertama dari tubuh yang menyerap nutrisi dari makanan yang kita santap sehari-hari. Untuk itulah, penting artinya memberikan asupan nutrisi yang tepat kepada anak-anak. Upaya ini akan sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak mereka agar maksimal.

Berikut adalah 9 jenis makanan yang direkomenfasikan para ahli untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak anak :

1. Ikan

Para ahli menyarankan untuk memilih ikan yang mengandung asam lemak yang bermanfaat seperti salmon. Ikan ini merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 yang penting untuk fungsi dan pertumbuhan otak anak. Faktanya, beberapa studi juga membuktikan, mereka yang gemar menyantap ikan yang mengandung omega 3 memiliki pikiran yang tajam dan mencatat hasil yang baik dalam tes kemampuan mental.

2. Telur

Jenis makanan ini sangat mudah dan murah, tetapi sangat bergizi. Telur merupakan sumber protein. Kuning telur yang berada di dalamnya mengandung kolin yang berkhasiat membantu perkembangan otak. Biasakan secara rutin memberikan sarapan atau makan malam yang sehat dengan menu yang terbuat dari telur.

3. Selai kacang

Kacang adalah makanan yang kaya akan vitamin E dan juga antioksidan yang dapat melindungi membran sel – sel otak terhadap radikal bebas terutama kacang macadamia dan almond. Untuk hasil terbaik, pilihlah selai kacang yang rendah gula dan natrium.

4. Sayuran bewarna

Tomat, wortel, bayam atau labu adalah makanan yang kaya antioksidan. Makanan ini dipercaya dapat membantu mempertahankan kekuatan dan kesehatan membran sel. Semakin segar dan cerah warna sayuran, makin tinggi kandungan antioksidannya. Beberapa sayuran juga memiliki manfaat mencegah kanker.

5. Oat/Oatmeal

Oat ini adalah salah satu bahan yang terkandung dalam sereal yang digemari anak-anak. Makanan ini mengandung karbohidrat yang secara bertahap akan diserap oleh otak anak selama proses belajar di sekolah. Oat juga merupakan sumber yang baik untuk vitamin E, B, potasium dan zinc yang membantu tubuh dan otak untuk bekerja secara optimal.

6. Buah

Memberi Buah seperti stroberi, blueberi dan blackberi kaya akan zat antioksidan seperti vitamin C . Sejumlah studi menunjukan bahwa buah beri dapat memperbaiki daya ingat.

Baca juga: Tips Membentuk Pola Makan Balita 

7. Kacang hijau

Makanan ini adalah salah satu yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh anak-anak mengingat nutrisinya yang sangat lengkap. Selain tinggi kadar protein dan karbohidrat kompleks, kacang hijau juga memiliki kandungan vitamin C, asam folat, zat besi, zinc, potassium, magnesium, tembaga, mangan, fosfor dan thiamin yang semuanya penting bagi tubun dan perkembangan otak.

8. Susu dan yogurt

Produk susu termasuk di dalamnya yogurt adalah makanan yang kaya protein, vitamin D dan vitamin B yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Yogurt merupakan makanan yang semi padat sehingga lebih mudah dicerna dalam proses metabolisme tubuh. Penelitian terbaru juga menunjukkan, anak-anak dan remaja memerlukan vitamin D 10 kali lebih banyak dari yang direkomendasikan. Vitamin D berguna untuk memelihara siklus hidup sel serta fungsi saraf dan otot.

9. Daging sapi bebas lemak

Makanan ini adalah sumber zat besi yang dapat membantu membuat anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber terbaik zat besi karena mudah diserap oleh tubuh. Faktanya, satu ons daging sapi setiap hari membantu tubuh menyerap zat ebsi dari sumber makanan lainnya. Daging sapi juga mengandung zinc yang membantu memelihara daya ingat.