Makanan Ringan Untuk Balita Diare

Makanan Ringan Untuk Balita Diare

Resepmakananbalita.com – Hai Bunda, pada artikel sebelumnya, kita telah membahas beberapa jenis makanan ringan yang cocok untuk balita diare. Nah, sekarang kita akan membahas beberapa makanan ringan lain yang bagus dan cocok untuk balita yang sedang mengalami diare. Mereka adalah roti panggang, puding, agar-agar, dan biskuit khusus balita. Seperti pada artikel sebelumnya, jenis-jenis makanan ringan ini juga disertai syarat khusus karena untuk balita yang sedang diare. Jika anak lebih suka atau sudah terbiasa Bunda beri roti panggang, Bunda tetap bisa memberikannya padanya saat diare. Tapi Bunda harus tetap melarangnya jika dia ingin menambahkan topping seperti selai, mesis coklat, sirup coklat, atau susu kental manis.

Satu-satunya topping yang boleh Bunda berikan hanyalah sirup apel yang Bunda buat sendiri (bukan kemasan). Seperti yang Bunda ketahui, puding dan agar-agar mengandung serat yang baik untuk kelancaran pencernaan. Bunda diperbolehkan memberikan puding dan agar-agar dengan kandungan gula atau susu yang sedikit. Selain itu, puding dan agar-agar akan membuat perut sang buah hati dingin sehingga ia akan merasa nyaman.

Bunda pasti sudah akrab dengan biskuit balita yang biasanya dikonsumsi balita usia 1-3 tahun. Biskuit balita boleh tetap Bunda berikan pada sang buah hati, namun dengan jumlah yang terbatas saja. Selain itu, Bunda hanya boleh memberikan rasa plain atau original dan rasa pisang. Jika sang anak hanya ingin biskuit balita dalam versi bubur, Bunda hanya boleh mencampurkannya dengan air matang hangat, bukan susu.

Buah pisang kaya akan kandungan potassium, vitamin B6 dan serat. Potassium berperan sebagai vasodilator yang dapat mengontrol tekanan darah dalam batas normal. Sedangkan serat dalam buah ini berperan dalam mengatasi susah buang air besar selama kehamilan. Vitamin B6 yang terkandung dalam buah pisang juga dapat mengatasi gejala mual-muntah pada awal kehamilan. Oleh karena itu, sediakan selalu buah pisang sebagai cemilan sehat selama kehamilan. Buah untuk ibu hamil lainnya adalah buah apel, kandungan serat, vitamin A, vitamin C dan Potassium dalam apel menjadikannya makanan sehat untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Dalam sebuah studi yang di publikasikan pada jurnal Thorax mengungkapkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi apel umumnya memiliki anak yang lebih sehat dan terhindarkan dari masalah kesehatan seperti asma dan alergi. Buah untuk ibu hamil adalah buah dari keluarga Berry, seperti Strawberry, Blackberry, Cranberry dan lainnya.Buah berry kaya akan vitamin C yang dapat membantu tubuh menyerap zat besi yang terdapat dari makanan.

Vitamin C juga vitamin yang baik untuk ibu hamil karena dapat menjaga kesehatan kulit dan sistem imun, sehingga membantu tubuh dalam memerangi infeksi virus dan bakteri. Buah berry juga rendah gula sehingga Anda tidak perlu khawatir bahwa gula darah Anda akan signifikan melonjak. Para ahli juga menyebut buah berry sebagai cemilan sehat ibu hamil karena selain kandungan vitamin C, buah ini juga mengandung cairan dan serta yang utama adalah rendah kalori. Buah yang baik untuk ibu hamil adalah buah Alpukat. Buah alpukat juga memiliki asam lemak yang sehat. Karena kombinasi nutrisi yang terdapat didalamnya buah alpukat buah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi selama kehamilan. Asam lemak yang terdapat dalam buah alpukat sangat penting bagi perkembangan janin karena membantu membentuk kulit, otak, dan jaringan otot. Selain itu, kandungan asam folat mencegah cacat pada janin. Kandungan potassium pada alpukat dapat mengatasi kram pada kaki, yang merupakan efek samping kehamilan. Dried Fruit atau buah yang dikering kaya akan kandungan kalori, serat dan beragam vitamin dan mineral.

Buah yang dikeringkan tidak kehilangan nutrisi layaknya buah-buahan segar, yang berbeda hanya kandungan air dan bentuk yang menyusut. Satu porsi buah kering dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian ibu hamil seperti asam folat, zat besi dan potassium. Buah Prem kaya akan serat, potassium, vitamin K dan Sorbitol, yang berperan sebagai pencahar alami dan mencegah sembelit pada ibu hamil. Buah Kurma kaya akan serat, potassium, dan zat besi. Konsumsi kurma selama trimester ketiga kehamilan dapat memudahkan proses persalinan. Yang harus Anda perhatikan adalah konsentrasi gula pad buah yang dikering lebih tinggi daripada buah segar. Oleh karenanya, bijaknya dalam mengatur porsi dan frekuensi konsumsinya. Demikian panduan makanan sehat untuk ibu hamil. Penting bagi Anda untuk memahami bahwa apa yang Anda konsumsi akan mempengaruhi Anda dan bayi dalam kandungan Anda. Berat badan naik saat kehamilan merupakan hal yang normal, namun sebaiknya naik berat badan dengan cara yang sehat. Dengan begitu tumbuh kembang janin Anda lebih terjamin.