Makanan Mencerdaskan Anak

Makanan Mencerdaskan Anak

Makanan Mencerdaskan Anak – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang jenis-jenis makanan yang dianjurkan untuk anak agar menambah kecerdasan anak.

Masa pertumbuhan dari bayi hingga remaja merupakan waktu yang paling tepat untuk merangsang perkembangan anak, termasuk juga perkembangan kecerdasan otaknya.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak, mulai dari faktor keturunan, lingkungan dan pastinya asupan makanan yang ia peroleh.

Jika Bunda ingin si kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas, penting untuk memperhatikan asupan makanan untuk mendukung tumbuh kembang otak dan kecerdasan anak.

Berikut makanan-makanan terbaik yang bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak anak.

 

1. Susu dan Produk Turunannya

Susu baik itu ASI maupu susu formula merupakan minuman sehat yang kaya akan sumber nutrisi seperti protein, kalsium, kalium, vitamin B dan D yang berperan sebagai nutrisi penting yang berperan dalam pertumbungan jaringan otak, neurotransmitter dan juga enzim.

Anak-anak, mulai dari bayi hingga usia remaja yang sedang dalam proses pertumbuhan sangat membutuhkan manfaat susu.

Selain dikonsumsi dalam bentuk susu, Bunda juga bisa memberikan manfaat susu kepada buah hati Bunda dalam bentuk lain seperti yogurt dan keju.

2. Buah Beri

Buah-buahan jenis beri seperti strawberry, raspberry, blueberry dan sebagainya mengandung banyak nutrisi yang penting untuk perkembangan otak.

Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa strawberry dan blueberry dapat memperbaiki fungsi daya ingat otak, sehingga dapat meningkatkan kemampuan daya ingat si kecil.

Tidak hanya daging buahnya saja yang bermanfaat, biji buah beri ternyata juga mengandung asam lemak omega 3 yang selama ini sudah dikenal sebagai salah satu nutrisi yang berperan dalam perkambangan kecerdasan anak.

Selain itu, antioksidan dan vitamin C yang terkandung di dalamnya, juga dapat mengurangi stres serta berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker.

Baca Juga :MPASI yang Cocok dikonsumsi Bayi Diare

3. Telur

Telur merupakan sumber protein yang paling mudah di dapatkan dan mudah diolah. Selain harganya yang murah, telur juga dapat divariasikan menjadi berbagai makanan yang menarik untuk si kecil.

Kuning telur diketahui mengandung kolin yang dapat membantu perkembangan otak, terutama perkembangan fungsi memori atau daya ingat.

Zat ini akan meningkatkan produksi sel induk memori di otak, dan juga membuat anak tidak mudah lelah.

Namun konsumsi telur juga tidak boleh terlalu berlebihan, usahakan cukup berikan satu butir telur kepada si kecil setiap harinya.

Karena kuning telur juga mengandung kolesterol yang tidak baik bagi kesehatan si kecil jika dikonsumsi secara berlebihan.

4. Kacang

Jika si kecil suka ngemil, berikanlah ia cemilan yang sehat seperti kacang-kacangan. Kacang merupakan salah satu makanan yang kaya akan vitamin E dan antioksidan yang dapat berperan sebagai pelindung sel-sel otak terhadap radikal bebas.

Selain baik untuk kemampuan berpikir, kacang juga bisa menjadi sumber energi yang baik karena kandungan vitamin E dan thiamin di dalamnya dapat mengubah glukosa menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Bahkan dari salah satu penelitian, diketahui bahwa kacang merah mengandung banyak asam lemak omega 3, khususnya ALA yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak.

MPASI yang Cocok dikonsumsi Bayi Diare

MPASI yang Cocok dikonsumsi Bayi Diare

MPASI yang Cocok dikonsumsi Bayi Diare – Berikut ini merupakan artikel yang memberikan informasi tentang MPASI yang cocok untuk dikonsumsi bagi bayi yang sedang mengalami diare yang sudah dirangkum dari sumber terpercaya.

Melihat Si Kecil yang sedang diare sudah pasti membuat Moms sedih dan bingung. Terutama ketika harus memasak MPASI untuk buah hati. Kalau sampai salah pilih, bisa jadi diarenya justru semakin memburuk.

Tidak perlu bingung Moms, sebenarnya makanan terbaik untuk membantu bayi 6-12 bulan yang sedang diare cukup makanan yang mudah dicerna dan kaya kandungan nutrisi.

Nah, di bawah ini adalah beberapa jenis makanan yang bisa Moms gunakan dalam menyajikan MPASI saat bayi diare!

Baca Juga: Apa Obat untuk Mengatasi Diare Pada Bayi Usia 9 Bulan?

1. BRAT (pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang)

Dikutip dari Wholesome Babyfood, menurut para ahli gizi, makanan yang tercantum dalam diet BRAT, yakni pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang adalah makanan yang akan membantu pengerasan tinja.

Sehingga sangat membantu mengatasi diarenya dengan lebih cepat. Selain itu, pisang dan nasi bisa sangat mudah dicerna oleh saluran pencernaan bayi.

Mulailah dengan memberikannya dua kali sehari dan amati reaksi tubuh bayi. Jika diarenya terlihat memburuk, jangan berikan lagi dan segera bawa ia ke dokter.

 

2. Sup Sayuran

Beberapa jenis diare pada bayi hanya berkurang ketika infeksinya sudah mereda. Sehingga yang perlu Moms lakukan hingga saat itu adalah menjaga agar kebutuhan energi dan cairan Si Kecil selalu tercukupi.

Makanan yang baik saat bayi diare adalah sup atau puree sayuran sederhana. Sayuran yang direkomendasikan sebagai MPASI saat diare adalah wortel dan kacang buncis.

Baca Juga :Makanan yang dapat Membantu Perkembangan Otak Anak

3. MPASI Rendah Serat

Makanan seperti mie atau pasta, white bread, keju cottage, buah-buahan kering kemasan kaleng, kacang hijau, pretzel, dan daging tanpa lemak seperti daging ayam, kalkun, atau sapi juga baik dimasak sebagai MPASI saat bayi diare.

Seperti yang telah diketahui, makanan rendah serat sangat bagus untuk membantu mengatasi diare karena lebih mudah dicerna dan bisa mengurangi kinerja saluran pencernaan yang sedang terinfeksi.

 

4. Yogurt

Apakah pernah terpikir oleh Moms untuk memberikan yogurt pada bayi diare?

“Probiotik yang ditemukan dalam yogurt dapat membantu memulihkan bakteri baik di dalam saluran pencernaan,” kata Shaista Safder, M.D., ahli gastroenterologi pediatri di Arnold Palmer Hospital for Children di Orlando, seperti dikutip dari Parents.com.

Bukan hanya itu, bakteri baik di dalam yogurt juga terbukti efektif dalam mengurangi durasi dan keparahan diare.

Terlebih lagi yogurt juga memiliki konsistensi yang baik bagi bayi mulai usia 6 bulan yang baru mulai makan makanan pendamping ASI.